tugas mandiri 3 agama kampus itbi milenial medan

Nama : nirwani zega
Jurusan : Teknik Industri
Kelas : Pagi


Soal
1.Mendeskripsikan tentang Alkitab




Alkitab (bahasa Inggris: Bible) adalah sebutan untuk sekumpulan naskah yang dipandang suci dalam Yudaisme dan Kekristenan. ... Umat Yahudi dan Kristiani (Kristen) memandang kitab-kitab dalam Alkitab sebagai hasil dari pengilhaman ilahi, dan sebagai catatan otoritatif mengenai hubungan antara Allah dengan manusia.
Mengapa Saudara dapat mempercayai Alkitab?
Bagaimana kita tahu bahwa alkitab yang kita miliki sekarang dapat dipercaya?.
Alkitab dinyatakan sebagai cara unik Tuhan untuk berkomunikasi dengan manusia. Milyaran orang hidup berdasarkan pesan-pesannya. Jutaan mati untuknya.

Dapatkah seseorang yang cerdas percaya pada Alkitab?
Ya. Alkitab bukanlah sebuah buku dongeng. Tidak seperti buku rohani yang lain, Alkitab tidak meminta iman buta. Bermacam-macam kategori bukti mendukung keakuratan sejarah Alkitab sama bagusnya dengan klaimnya terhadap kepenulisannya yang bersifat keTuhanan.

Sejarah kuno mendukung keakuratan Alkitab sebagai suatu catatan sejarah.
Kitab-kitab Injil menyediakan bermacam cerita-cerita yang terpercaya mengenai kehidupan Yesus.
Ilmu Arkeologi menyokong cerita Alkitab.
Teks ilmu pengetahuan menegaskan bahwa kitab-kitab dalam Alkitab tidak berubah sejak pertama kali ditulis.
Apakah sejarah kuno sepaham dengan Alkitab?
Jika Alkitab adalah pesan Tuhan pada kita, kita seharusnya berharap versi sejarahnya akurat. Alkitab memang akurat.

Contohnya, Alkitab melaporkan bahwa Yesus dari Nazaret menunjukkan banyak mujizat, dieksekusi oleh Romawi, dan bangkit dari kematian. Banyak ahli sejarah kuno membenarkan cerita Alkitab dari kehidupan Yesus dan para pengikutNya:

Cornelius Tacitus (55-120 M), seorang sejarawan Romawi dari abad pertama, dianggap sebagai satu dari sejarawan yang paling akurat dari dunia kuno.1 Sebuah kutipan dari Tacitus mengatakan bahwa Kaisar Romawi, Nero "menimbulkan penganiayaan-penganiayaan yang paling hebat pada suatu kelompok masyarakat....yang disebut orang Kristen...Christus (Kristus), yang dari Dialah sebutan itu berasal, menderita hukuman yang paling ekstrim selama pemerintahan Tiberius salah satu procurator kita, Pontius Pilatus..."2

Flavius Josephus, seorang sejarawan Yahudi (38-100+ M), menulis tentang Yesus dalam peninggalan kuno Yahudinya. Dari Josephus, "Kita belajar bahwa Yesus adalah seorang bijak yang melakukan perbuatan-perbuatan luar biasa, banyak mengajar, memenangkan banyak pengikut dari orang Yahudi dan Yunani, dipercaya sebagai Mesias, dituduh oleh para pemimpin orang Yahudi, disalibkan oleh Pilatus, dianggap telah bangkit."3

Suetonius, Pliny the Younger, dan Thallus juga menulis tentang penyembahan dan penganiayaan orang Kristen yang konsisten dengan cerita perjanjian Baru.

Bahkan Kitab Taurat Yahudi, dengan pasti tidak berprasangka terhadap Yesus, setuju mengenai kejadian-kejadian penting dalam hidupNya. Dari kitab Taurat, "kita tahu bahwa Yesus tidak menikah, mengumpulkan murid-murid, membuat klaim-klaim yang bersifat menghujat Tuhan pada diriNya, dan mengerjakan mujizat-mujizat, namun mujizat-mujizat ini dianggap ilmu sihir."4

Ini adalah sungguh-sungguh informasi mengingat bahwa kebanyakan sejarawan kuno berfokus pada para pemimpin politik dan militer, tidak pada para rabi tak dikenal dari provinsi yang jauh dari kekaisaran Romawi. Namun para sejarawan kuno (Yahudi, Yunani, dan Romawi) menegaskan kejadian-kejadian penting yang ditampilkan dalam perjanjian baru, walaupun mereka bukanlah para pemercaya itu sendiri.

Apakah cerita-cerita Injil mengenai Yesus dapat dipercaya?
Para sejarawan sekuler mencatat fakta-fakta umum dari hidup Yesus, namun teman-teman dekatNya membuat laporan-laporan yang lebih detil berdasarkan kesaksian langsung. Disebut 4 Injil, empat buku pertama dari perjanjian baru. Bagaimana kita dapat yakin bahwa biografi-biografi mengenai Yesus ini akurat?

Ketika para sejarawan mencoba menentukan apakah suatu biografi dapat dipercaya, mereka bertanya, "seberapa banyak sumber-sumber lain melaporkan detil-detil yang sama tentang orang ini?" Inilah cara kerjanya. Bayangkan saudara sedang mengumpulkan biografi-biografi dari Presiden John F. Kennedy. Saudara menjumpai banyak gambaran tentang keluarganya, pemerintahannya, cara dia menangani krisis misil Kuba, dan hampir semua biografi melaporkan fakta-fakta yang sama. Namun, bagaimana jika saudara menjumpai satu biografi yang melaporkan bahwa John F. Kennedy pernah hidup 10 tahun sebagai pendeta di Afrika Selatan? Biografi-biografi yang lain menyatakan dia berada di Amerika Serikat pada waktu itu; seorang sejarawan yang berakal sehat akan setuju dengan cerita-cerita yang saling menyetujui satu sama lain.

Mengenai Yesus orang Nazaret, apakah kita menjumpai bermacam biografi yang melaporkan fakta-fakta yang sama tentang hidupNya? Ya. Ketika biografi-biografi tersebut tidak berlebihan menampilkan semua informasi yang, keempat Injil menceritakan dengan pokok-pokoknya cerita yang sama:

Markus Lukas Yohanes
Yesus dilahirkan dari seorang perawan 1:18-25 - 1:27, 34 -
Dia dilahirkan di Bethlehem 2:1 - 2:4 -
Dia hidup di Nazaret 2:23 1:9, 24 2:51, 4:16 1:45, 46
Yesus dibaptis oleh Yohanes pembaptis 3:1-15 1:4-9 3:1-22 -
Dia membuat banyak mujizat
kesembuhan/penyembuhan 4:24, etc. 1:34, etc. 4:40, etc. 9:7
Dia berjalan di atas air 14:25 6:48 - 6:19
Dia memberi makan 5 ribu orang
dengan 5 roti dan dua ikan. 14:7 6:38 9:13 6:9
Yesus mengajar rakyat jelata 5:1 4:25, 7:28 9:11 18:20
Dia menghabiskan waktu dengan
orang-orang yang terbuang. 9:10, 21:31 2:15, 16 5:29, 7:29 8:3
Dia berdebat dengan para elit agama 15:7 7:6 12:56 8:1-58
Para elit agama merencanakan
untuk membunuhNya. 12:14 3:6 19:47 11:45-57
Mereka menyerahkan Yesus pada
orang-orang Romawi 27:1, 2 15:1 23:1 18:28
Yesus dicambuki 27:26 15:15 - 19:1
Dia disalibkan 27:26-50 15:22-37 23:33-46 19:16-30
Dia dikubur pada sebuah makam 27:57-61 15:43-47 23:50-55 19:38-42
Yesus bangkit dari kematian dan
menampakkan diri pada para pengikutNya. 28:1-20 16:1-20 24:1-53 20:1-31
Dua dari kitab-kitab Injil ditulis oleh Rasul Matius dan Yohanes, orang-orang yang mengenal Yesus secara pribadi dan berkelana denganNya selama lebih dari 3 tahun. Dua kitab lainnya ditulis oleh Markus dan Lukas, teman-teman dekat dari para Rasul. Penulis-penulis ini mempunyai akses langsung pada fakta-fakta yang mereka catat. Gereja mula-mula menerima ke-empat Injil karena kitab-kitab tersebut setuju dengan pengetahuan umum mengenai hidup Yesus.

Masing-masing dari penulis 4 Injil membuat suatu cerita yang sangat detil. Seraya saudara berharap dari bermacam-macam biografi dari seseorang yang sungguh ada, ada variasi dalam gaya penulisan namun sama dalam fakta-fakta. Kita tahu bahwa para penulis tidak membuatnya begitu saja, karena Injil-Injil memberikan nama-nama geografis yang spesifik dan detil-detil kultural yang telah ditegaskan oleh para sejarawan dan arkeolog.

Kata-kata tercatat dari Yesus meninggalkan banyak topik yang gereja mula-mula mungkin memiliki sebuah pernyataan mengenaiNya. Hal ini menunjukkan bahwa para penulis biografi jujur, tidak meletakkan kata-kata pada mulut Yesus untuk mencocokkan dengan kepentingan-kepentingan mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS MANDIRI 5 AGAMA SKILL KAMPUS ITBI MILENIAL MEDAN